Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Pemerintahan » Pelanggaran, Kondisi Hujan Deras, Oknum Pekerja Tetap Gelar Aspal Jalan Nasional.

Pelanggaran, Kondisi Hujan Deras, Oknum Pekerja Tetap Gelar Aspal Jalan Nasional.

(328 Views) November 25, 2022 9:21 am | Published by | Comments Off on Pelanggaran, Kondisi Hujan Deras, Oknum Pekerja Tetap Gelar Aspal Jalan Nasional.

ELANGNUSANTARA.COM, Jombang – Ruas jalan Nasional di wilayah mojoagung jombang yang merupakan jalan kewenangan pemerintah pusat, setelah rusak karena banyak berlubang, akhirnya diperbaiki. Namun dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalan tersebut, oknum pelaksana pekerjaan menggelar hotmix pukul 14:01 menjelang Sore ditengah guyuran air hujan deras,
Kamis 24 November 2022.

Dari pantauan awak media di lokasi, pihak pelaksana dan konsultan pengawas terus melanjutkan pekerjaannya menggelar hotmix meskipun hujan deras terus mengguyur.

Samosir, LSM Lembaga pemantau pembangunan dan kinerja Pemerintah (LP2KP) DPD Mojokerto di dempat menyoroti pekerjaan pemasangan aspal hotmix yang digelar disaat turun hujan deras.

Sementara beberapa pekerja di lokasi juga banyak yang tak menggunakan K3 pada waktu di lapangan dan salah satunya mengaku kalau mereka hanya sebatas kerja sebagai operator.

Diketahui ada 4 unit mobil dump truk bermuatan Aspal Hotmix di lokasi saat hujan deras, padahal semestinya sejak datang ke lokasi pekerjaan hotmix tersebut seharusnya langsung digelar untuk menjaga temperatur suhu aspal hot mix.

Seperti diketahui idealnya, jarak AMP ke lokasi pekerjaan adalah maksimal sekitar 90 KM dengan waktu tempuh sekitar 3 jam atau kecepatan rata-rata 30-40 km/jam, dan hal ini dilakukan untuk kelaikan produksi AMP, sekaligus menjaga mutu dan kualitas hotmix itu sendiri ketika terpasang.

Samosir memberikan tanggapan terkait pekerjaan tersebut mengatakan apapun itu waktu melakukan pengaspalan saat turun hujan itu tidak benar dan jelas saja sudah keluar dari teknis yang ditentukan sehingga berdampak terhadap rendahnya kualitas pekerjaan.

“Secara kualitas itu tidak boleh, semestinya dilakukan saat matahari cerah bukan malah saat datang hujan Secara ilmu teknis dan Logika, bagaimana bisa melakukan pengaspalan karena suhu aspal yang panas menurun dan mengurangi kwalitasnya karena diguyur air hujan, bisa dipastikan daya rekat nya itu tidak maksimal,” ungkap samosir.

Ia mengatakan jika berbicara kualitas, mestinya yang bertanggung jawab adalah pelaksana dan konsultan pengawas seharusnya pelaksana lapangan maupun konsultan pengawasnya memberikan teguran bukan malah dibiarkan, supaya dalam pekerjaan aspal kualitas jalan bisa maksimal. RED

Categorised in: