Disnaker Pasuruan Fasilitasi 11 Perusahaan dalam Mini Job Fair, Untuk Tekan Angka Pengguran Di Kabbupaten Pasuruan
(10 Views) April 16, 2026 1:07 pm | Published by mediaelangnusantara.net | Comments Off on Disnaker Pasuruan Fasilitasi 11 Perusahaan dalam Mini Job Fair, Untuk Tekan Angka Pengguran Di Kabbupaten Pasuruan
KAB. PASURUAN, ELANGNUSANTARA – Ribuan pencari kerja (pencaker) memadati area UPT LKD Kabupaten Pasuruan guna mengikuti kegiatan Mini Job Fair Kabupaten Pasuruan 2026, Rabu (15/4).
Sejak pagi, para pelamar dari berbagai daerah telah berkumpul untuk memburu informasi dan peluang kerja yang ditawarkan oleh belasan perusahaan mitra pemerintah daerah.
Tingginya antusiasme terlihat dari antrean peserta yang memadati stan-stan perusahaan. Para pencaker memanfaatkan momentum ini untuk berinteraksi langsung dengan perwakilan manajemen perusahaan sekaligus menyerahkan berkas lamaran mereka.
Sinergi Pemerintah dan Industri Mini Job Fair kali ini diikuti oleh 11 perusahaan besar, di antaranya PT Trisakti Purwosari Makmur, PT Berkat Ganda Sentosa, PT Satoria Grup, PT Mayora Tbk, PT Tirta Freshindo Jaya, PT JAI, PT Tung Chia Technology Indonesia, PT Midi Utama Indonesia, hingga PT Bina Mitra Mandiri Makmur.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan, Rakhmat Syarifudin, menjelaskan bahwa sistem pendaftaran dilakukan secara digital melalui platform Hellowork Pasuruan. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketertiban dan akurasi data peserta.
“Hari ini Mini Job Fair dilaksanakan, dan dua hari berikutnya akan dilanjutkan dengan tahapan one day recruitment sebagai proses seleksi lanjutan bagi para kandidat,” jelas Rakhmat.
Tersedia 517 posisi pekerjaan dalam kegiatan ini, dengan rincian 331 lowongan untuk tenaga kerja perempuan dan 186 lowongan untuk laki-laki. Meski mayoritas peserta berasal dari Kabupaten Pasuruan, kegiatan ini juga menarik minat pelamar dari Probolinggo, Sidoarjo, hingga Mojokerto.
Komitmen Transparansi Rekrutmen Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen dipastikan berjalan secara adil dan transparan tanpa adanya intervensi dari pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa kewenangan seleksi sepenuhnya berada di tangan perusahaan sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.
Lebih lanjut, Bupati berharap pelaksanaan job fair secara rutin dapat menjadi instrumen efektif dalam menekan angka pengangguran terbuka serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan investasi di sektor formal maupun informal.
DIK
Click to open Menus