Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Hukum & Ekonomi » Janji Direksi Bahana Line Palsu, Kabid Humas Polda Jatim Cueki Wartawan

Janji Direksi Bahana Line Palsu, Kabid Humas Polda Jatim Cueki Wartawan

(406 Views) November 17, 2022 10:32 pm | Published by | Comments Off on Janji Direksi Bahana Line Palsu, Kabid Humas Polda Jatim Cueki Wartawan

ELANGNUSANTARA.COM, SURABAYA – Dugaan kasus penggelapan dan penipuan ribuan ton BBM yang melibatkan PT Bahanaline memasuki babak baru.

Dua petinggi pemasok BBM ke Meratus itu berjanji memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Jatim, Rabu (16/11/2022). Tapi faktanya janji itu mereka ingkari, padahal Rabu kemarin itu permintaan mereka sendiri setelah Jumat (11/11/2022) tidak datang .

Sesuai surat perintah penyidikan yang dikeluarkan 28 Oktober 2022, yang diterbitkan Ditreskrimum, pihak penyidik telah melayangkan pemanggilan I untuk Tjendra Rustan, selaku purchasing manager dan Andy Agus Hartanto, direksi Bahana Line.

Di panggilan pertama itu keduanya mangkir. Mereka meminta penundaan pada Rabu (16/11/2022) di lantai III, Ditreskrimum. Namun lagi-lagi tidak datang.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto, saat dikonfirmasi oleh wartawan melalui WhatsApp terkait pemanggilan itu terkesan mengerjai wartawan. Pesan chat WhatsApp hanya dibaca saia, Kamis (17/11/2022).
Bungkam seribu bahasa. Kabid Humas ini cuek saja.

Padahal Kapolri meminta jangan sampai anggotanya alergi dengan wartawan, dan diancam akan dicopot.

Kronologi kasus

Kasus ini berawal dari adanya laporan internal di PT Meratus Line tentang adanya pencurian pasokan BBM untuk kapal-kapal perusahaan pelayaran kargo terbesar itu. Laporan itu masuk pada September 2021 yang segera ditindak lanjuti dengan penyelidikan dan audit internal.

Kepala Urusan Legal PT Meratus Line Donny Wibisono menuturkan pada konferensi pers Agustus lalu bahwa sasaran pencurian (penipuan dan penggelapan) adalah pasokan BBM yang dikirim oleh PT Bahana Line dan PT Bahana Ocean Line.

Menurut Donny, modus penggelapan adalah dengan tidak mengisikan seluruh pesanan BBM berdasarkan purchase order (PO) yang telah dikirimkan sebelumnya. Misalnya, PT Meratus Line memesan 100 kilo liter untuk satu kapalnya namun hanya 80 kilo liter yang secara faktual diisikan ke kapal.

PT Meratus Line menanggung kerugian besar, ujarnya, lantaran tetap harus membayar penuh sesuai PO kepada kedua perusahaan pemasok BBM.

Setelah mengantongi cukup bukti, PT Meratus Line melaporkan kasus tersebut ke Polda Jatim, 9 Februari 2022. Sebanyak 17 tersangka yang terdiri dari pegawai PT Bahana Line, PT Bahana Ocean Line, pihak ketiga serta PT Meratus Line ditetapkan sebagai tersangka.

Polisi sudah melaksanakan proses tahap 2 atau menyerahkan tersangka dan barang bukti kasus tersebut kepada kejaksaan pada 1 November 2022 lalu.

Selama proses penyidikan dan penyidikan, pemilik dan jajaran direksi PT Bahana Line dan PT Bahana Ocean Line juga telah diperiksa oleh penyidik.

Beberapa di antara mereka yang telah diperiksa sebagai saksi adalah pemilik dengan nama inisial FS. Selain itu, sejumlah petinggi dan direksi PT Bahana Line dan PT Bahana Ocean Line, yaitu HS, RT, ST, dan AAH. (SAHALA)

Categorised in:

https://heylink.me/ace99play1st/

slot bet 100 perak

neko777

ace99play login

ace99play

situs slot

situs slot

dewaslot88