Fasilitas Hiburan Wahana Air di Kenpark Surabaya Diduga Lalai Dalam Perawatan, Kini Kasusnya Didalami Pihak Polres Pelabuhan Tanjung Perak
(655 Views) May 9, 2022 4:01 pm | Published by mediaelangnusantara.net | Comments Off on Fasilitas Hiburan Wahana Air di Kenpark Surabaya Diduga Lalai Dalam Perawatan, Kini Kasusnya Didalami Pihak Polres Pelabuhan Tanjung Perak
MEDIAELANGNUSANTARA.COM, SURABAYA -Kejadian dan peristiwa ambrolnya perosotan Wahana Air di Kenpark, menimbulkan banyak masalah, dan kini kasusnya ditangani oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Masalah yang dihadapi oleh pihak management dan pengelola Wahana Air Perosotan Kenpark yang ambrol pada Sabtu (7/5), yang menimbulkan banyak korban berjatuhan dari ketinggian sekitar 10 meter, yang mana seharusnya pihak management ataupun pengelola melakukan pengecekan alat sarana dan prasarana yang dianggapnya sudah tak layak untuk dipergunakan lagi. Paling tidak harus menggantinya dengan yang baru.
Karena beberapa tahun sebelumnya memang tempat hiburan tersebut sempat ditutup, dikarenakan adanya Pandemi Covid-19.
Menurut keterangan warga disekitar Kenpark pihak pengelola tersebut dikelola oleh seorang bernama Sumbi, itupun hasil penerus dari orang tuanya. Diketahui pula bahwa kontrak di lahan tersebut adalah kontrak 100 Tahun (1 Abad), saat orang tua Sumbi selaku pengelola masih hidup, itu informasi dari warga sekitar Kenpark yang sudah lama menempati salah satu lahan disekitar Kenpark.
Bahkan menurutnya, hasil daripada pengelolaan di Kenpark, pengelola bernama Sumbi bisa membangun beberapa hotel di wilayah Surabaya Selatan.
Hasil informasi dari warga, Bambang Irianto selaku HRD di Kenpark mengatakan,” untuk masalah informasi dengan warga sebenarnya itu masalah klasik, sejatinya gak perlu diangkat, karena sebelumnya saya bergabung dengan Kenpark dan kebetulan rumah saya juga dekat dengan Kenjeran, sehingga saya tahu akar permasalahan sampai warga ngomong begitu,” ungkap Bambang saat di konfirmasi melalui chatting WA. Senin (9 Mei 2022)
“Masalah pengembangan lokasi Wisata Ijin prinsip pasti sudah ada, namun warga minta kompensasi dan sudah diberikan (GM yang tahu), uang bulanan untuk RW juga ada, jadi kalau warga minta bantuan juga diberikan,” tambahnya.
Bambang juga menyampaikan,” Dahulu saat ada pengembangan kawasan, warga diberikan kompensasi via Ketua RW nya, juga sembako, dan tiap bulan ada pembagian beras ke warga yang terdekat dengan Kenpark,” kata Bambang selaku HRD di Kenpark.
Dari kasus yang terjadi di Wahana Air Kenpark yang kini ditangani oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Anton Elfrino Trisanto, S.H., S.I.K., M.Si.,melalui Humas secara tertulis mengatakan,”Kasus tersebut sudah ditangani oleh Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung, dan untuk sementara saat ini, Wahana Air di Kenjeran Park ditutup sementara serta diberi garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Anton melaui Humas secara tertulis.
Masih Anton,” Mengenai korban, jumlah sementara ada 16 orang yang semuanya masih dalam perawatan, dan sebelumnya sudah dievakuasi ke dua rumah sakit, yaitu RSU Soewandi dan RSUD Dr. Soetomo, untuk sementara kami masih fokuskan pada korban,” kata Anton secara tertulis melalui Humas.
Anton juga mengatakan,”Dari kronologi awal, sekitar pukul 13.30 WIB, sambungan seluncuran atau perosotan patah dan ambrol, mengakibatkan pengunjung yang berada di atas seluncuran atau perosotan berjatuhan satu-persatu secara bersamaan dari ketinggian ± 10 meter, kini kami masih menyelidiki penyebab pastinya, dan untuk sementara kami tutup Wahana Air tersebut untuk keperluan penyelidikan,” pungkasnya. (Rendra)
Click to open Menus